Iklan

Proyek Air Bersih 4,8 Miliar di Ge'tengan dan Makale Selatan Diduga Bermasalah

Editor-Berita56
Selasa, 01 Juni 2021, 12:13 WIB Last Updated 2021-06-07T06:14:40Z


Berita56,TorajaPemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Tana Toraja ,Provinsi Sulawesi Selatan.

Meski dalam rangka menunjang program strategis pengembangan air minum , namun pekerjaan  proyek SPAM di Tana Toraja yang dikerjakan PT Rasawula Gavriel Sultra pada tahun anggaran 2021, masih jauh dari harapan untuk bisa di nikmatin masyarakat .Diduga bermasalah.

Terinformasi  dari papan proyek, dikerjakan oleh PT Rasawula Gavriel Sultra dengan nilai Rp 4,8 Miliar lebih ,masa kontraknya 210 hari, di mulai pada awal  Januari 2021.Tersebar di dua  titik  lokasi , Makale Selatan dan Gete'ngan Kabupaten Tana Toraja.

Berdasarkan pantauan di lokasi pekerjaan, hingga masa berakhirnya kontrak progres pekerjaannya masih jauh dari harapan. Beberapa item pekerjaanya belum terlaksana dilapangan.

Pekerjaan talud pemasangan pipa di Ge'tengan .Pemasangan listrik dan tambah daya  termasuk lampu penerangan di sekitar INSTALASI PENGOLAHAN di Ge'tengan.

Perbaikan di sekitar  lokasi IPA, pemasangan pompa bahan kimia dan perlengkapannya ,pengadaan, dan pemasangan sambungan rumah, pemasangan pipa.

Dikonfirmasi, pihak PT Rasawula Gavriel Sultra, terkesan tertutup dan menghindar dari wartawan saat hendak mengkonfirmasi berita. 

Konfirmasi via handphone maupun WhatsApp, pihak rekanan tetap memilih bungkam seribu bahasa. Pada aplikasi WhatsAppnya,tanda pesan sudah terkirimkan.

Sementara itu direktur PDAM  Tana Toraja Frans Mangguali menyatakan,  proyek tersebut Satkernya di Sulsel. Satuan Kerja Pelaksanaan  Pemukiman Wilayah I Sulawesi Selatan.

Namun diakuinya jika saat ini masih banyak pekerjaan dilapangan  yang belum  diselesaikan pihak rekanan yang mengerjakannya.

"Kami, PDAM akan mengoperasikannya bila selesai dikerjakan 100 persen dan  ada serah terima dari Satker", terang  Frans.

Ia menambahkan pekerjaan yang sekarang ini masih dalam tanggung jawab pihak rekanan.

" PDAM, dalam serah terima nanti akan memeriksa apakah pekerjaan tersebut telah terselesaikan dengan baik,bila masih ada yang kurang, akan kami buatkan berita acara", jelas Frans.(TB)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Proyek Air Bersih 4,8 Miliar di Ge'tengan dan Makale Selatan Diduga Bermasalah

Terkini

Iklan