Berita56,Makassar -– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bergerak cepat mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Wajo-Bone 2026. Keputusan ini lahir dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dispora Sulsel, Kamis (18/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin krusial berhasil disepakati. Salah satunya adalah penetapan lokasi seremonial, di mana acara pembukaan akan dilaksanakan di Kabupaten Bone, sedangkan prosesi penutupan bakal digelar di Kabupaten Wajo.
Selain seremonial, rapat juga menyepakati pembagian venue pertandingan. Kabupaten Bone akan menjadi tuan rumah untuk 25 cabang olahraga (cabor), sementara Kabupaten Wajo akan menyelenggarakan 20 cabor.
"Terkait rincian cabor apa saja yang akan dipertandingkan di Bone maupun Wajo, akan kami sampaikan secara resmi setelah Surat Keputusan (SK) diterbitkan," ujar Ketua Harian KONI Sulsel, Chalid Suang, yang hadir mendampingi Wakil Ketua 1, Herman Hading.
Rapat pemantapan ini dipimpin langsung oleh Kadispora Sulsel, Suherman, selaku tuan rumah. Hadir pula para Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) serta Ketua Umum KONI dari kedua kabupaten yang menjadi tuan rumah bersama.
Chalid Suang menegaskan bahwa perencanaan matang ini merupakan bentuk komitmen bersama demi menyukseskan multi-event olahraga terbesar di Sulsel tersebut, yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026.
"Porprov adalah fondasi prestasi olahraga Sulsel. Dari ajang inilah lahir atlet-atlet potensial yang akan mewakili provinsi di kancah nasional. Oleh karena itu, kami berkomitmen agar perencanaan kali ini berjalan matang dan menyeluruh," tegas Chalid.
Sebagai daerah dengan jumlah pertandingan terbanyak (25 cabor), Kabupaten Bone mendapat kehormatan tersendiri untuk membuka gelaran ini.
Sementara itu, Kadispora Sulsel, Suherman, menambahkan bahwa hasil kesepakatan rapat ini akan langsung dijadikan dasar bagi KONI dan Dispora Sulsel dalam menyusun rencana teknis pelaksanaan.
"Langkah selanjutnya adalah menyusun pembagian tanggung jawab, detail anggaran, serta memperkuat koordinasi lintas daerah," pungkas Suherman.(*/TB)


