Iklan

Bersama TNI-Polri, PLN UP3 Bogor Sikat Puluhan THM Liar yang Curi Listrik di Ciluar

Editor-Berita56
Jumat, 22 Mei 2026, 14:03 WIB Last Updated 2026-05-22T06:03:24Z


Berita56,BOGOR – Tim gabungan yang terdiri dari PLN UP3 Bogor bersama Korem 061/Suryakancana, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Denpom III/1-3 Cibinong, Polres Bogor, dan Koramil 0621-2/Sukaraja menggelar operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) skala besar. Operasi ini menyasar kawasan Pasar Ciluar, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam (21/5/2026).

Puluhan bangunan kosong di Kompleks Ruko 2 Raja yang disulap menjadi tempat hiburan malam (THM) alias KTV liar menjadi objek utama sasaran razia. Tempat-tempat tersebut diduga kuat menggunakan arus listrik secara ilegal.

Pantauan di lokasi pada pukul 19.30 WIB, sekitar 150 personel gabungan PLN, TNI, dan Polri dikerahkan untuk melakukan penertiban. Lokasi ini terindikasi telah bertahun-tahun mulus melakukan pencurian arus listrik karena diduga dibekingi oleh oknum tertentu dan preman setempat.

Petugas gabungan langsung melakukan pengecekan secara terukur dan sesuai prosedur di 38 titik bangunan yang ada di Kompleks Ruko 2 Raja. 

Operasi ini dilakukan untuk memastikan dan menindak tegas adanya pencurian aliran listrik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Manager PLN ULP Bogor Timur, Setiadi, mengungkapkan bahwa kegiatan P2TL ini dilaksanakan dengan pendekatan persuasif.

“Fokus kami adalah menjaga keselamatan warga dan mencegah potensi gangguan akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Pendekatan yang kami lakukan adalah pembinaan, bukan sekadar mencari kesalahan,” ujar Setiadi, Jumat (22/5/2026).

Setiadi menjelaskan, pasar tradisional dan kawasan niaga merupakan area publik dengan aktivitas ekonomi tinggi, sehingga memiliki risiko kelistrikan yang perlu dikelola dengan baik.

"Kegiatan P2TL di ruko-ruko ini dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi PLN terhadap kualitas layanan serta tingkat susut energi di wilayah tersebut," tambahnya. 

Razia yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berjalan kondusif berkat koordinasi yang baik antara Tim P2TL PLN, personel pengamanan TNI-Polri, serta dukungan masyarakat setempat. 

"PLN mengapresiasi sinergi yang solid dengan TNI-Polri dan seluruh pihak terkait. Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyediaan listrik yang andal," pungkas Setiadi.

Sementara itu, Kasi Intel Kasrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf Syafrinaldi, yang ikut turun langsung dalam operasi tersebut menyebutkan bahwa operasi di Kompleks Ruko 2 Raja ini diinisiasi berdasarkan indikasi pelanggaran pemakaian tenaga listrik. 

Pelanggaran tersebut meliputi pencantolan liar, penggunaan instalasi ilegal, manipulasi kWh meter, serta tingginya angka susut (losses) energi di wilayah tersebut.

"Kolaborasi dengan PLN ini juga merupakan upaya mendukung efisiensi energi sesuai dengan arahan Bapak Presiden," tegas Kolonel Inf Syafrinaldi.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan di lapangan bersifat persuasif namun tetap tegas. 

Alhasil, proses pemutusan aliran listrik maupun penyitaan barang bukti pelanggaran berjalan lancar tanpa adanya aksi anarkis.

"Sinergi yang kuat antara Tim P2TL PLN, personel pengamanan TNI-Polri, serta koordinasi yang baik dengan pengelola Pasar Ciluar menjadi kunci utama lancarnya operasional di lapangan," tutupnya.("/TB) 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bersama TNI-Polri, PLN UP3 Bogor Sikat Puluhan THM Liar yang Curi Listrik di Ciluar

Terkini

Iklan