Tim DLH Tana Toraja lakukan fungsi pengawasan rutin dampak lingkungan di area operasional PT Malea Enetgy
(dok istimewa)
Berita56,Toraja -Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tana Toraja , mendatangi dan menemui manajemen PT Malea Energy ,Selasa ( 8/6/2021).
Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan rutin Dinas Lingkungan Hidup terhadap dampak lingkungan di sekitar wilayah operasional PT Malea Energy.
Sekaligus menindaklanjutin laporan dari warga lembang Patekke ,Kecamatan Makale Selatan.
Betul, tim yang tadi itu turun pengawasan yang rutin setiap 6 bulan.Saya tidak ikut karena ada tugas lain yang saya kerjakan, jelas Kadis Lingkungan Hidup, Adelheid Sosang,via whatapps ,Selasa (8/6) sore.
Adelheid Sosang menambahkan, terkait laporan warga masyarakat lembang patekke akibat adanya suara gemuruh ,dan getaran dari dalam tanah,diduga berasal dari operasional PT Malea Energy.
"Saya sudah di hubungi pak lembang dan saya sampaikan untuk buat laporan secara tertulis ke bupati, saya juga sudah sampaikan ke bupati tadi",ungkap Adelheid.
Sementara itu, Site Manager PT Malea Energy Muh Sykur saat dikonfirmasi awak media, mengatakan laporan dugaan suara gemuruh dan getaran akibat operasional perusahaan berasal dari warga lembang patekke.
"Tim dari PT Malea Energy segera merespon laporan dari warga lembang patekke,sudah dua malam, tim kami bermalam di sekitar titik lokasi yang diduga sumber suara gemuruh dan getaran",kata Site Manager Muh Syakur.
Kami akan mencari sumber suara gemuruh dan getaran, menginventarisir nya bila mana kami sudah menemukan sumber suara gemuruh dan getarannya.
PT Malea Energy akan melakukan uji seismik untuk menentukan penyebab munculnya suara gemuruh dan getaran tersebut, pungkas Muh Syakur.(TB)
"
"


