Foto : Personil Polres sedang mengamankan terduga pelaku judi sabung ayam di Sangalla Utara(dok humas polres tator)
Berita56,Toraja - Judi sabung ayam di kampung Tondok Soro' Kel. Bebo Kec.Sangalla Utara ,digerebek anggota Personil Polres Tana Toraja .
Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 6 orang terduga pelaku sabung ayam ,berikut 6 unit kendaraan bermotor.
Pemberantasan penyakit masyarakat ini di pimpin oleh Ipda Iskandar A, SH, dengan melibatkan personil Resmob Polres Tator, Sat Sabhara, piket fungsi, dan personil Polsek Sangalla, serta mengikutkan salah satu anggota propam Polres Tana Toraja, Bripka Asman.
Pemberantasan penyakit masyarakat ini di pimpin oleh Ipda Iskandar A, SH, dengan melibatkan personil Resmob Polres Tator, Sat Sabhara, piket fungsi, dan personil Polsek Sangalla, serta mengikutkan salah satu anggota propam Polres Tana Toraja, Bripka Asman.
Menurut informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian menyebutkan, penggerebekan lokasi judi sabung ayam ini berlangsung pada hari Sabtu 14 Nopembet 2020, pukul 16.30 wita.
Saat ini, 6 orang terduga pelaku judi sabung beserta 6 unit kendaraan roda dua di amankan di Mapolres Tana Toraja guna kepentingan proses selanjutnya.
Perlu di ketahui, sebelumnya aparat Polres Tana Toraja juga telah menggerebek satu lokasi judi sabung ayam di Kalamindan, Kel. Lamunan, Kec. Makale, saat itu aparat mengamankan 20 unit kendaraan roda dua yang di tinggal kabur oleh pemiliknya yang di duga adalah para penjudi sabung ayam.
Terkait dengan upaya kepolisian memberantas penyakit masyarakat Judi Sabung Ayam, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP. Jon Paerunan kembali mengingatkan segenap warga untuk tidak melakukan judi sabung ayam.
" Iya kami ingatkan kembali, tak ada ruang dan toleransi terhadap perilaku Judi Sabung Ayam, itu sudah ditegaskan oleh Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH, jadi kami himbau dan sekaligus ingatkan kepada segenap warga yang masih senang dan hobbi berjudi sabung ayam, agar menghentikan hobbi itu, kami tidak akan segan lagi menindak dan melanjutkannya hingga ke peradilan, demi terwujudnya Masyarakat Toraja Yang Bermartabat “. Tegas Jon Paerunan mengingatkan.(*)

