Berita56,Toraja--–Kasus dugaan pengancaman pembunuhan terhadap jurnalis media lokal, Andarias Padaunan, oleh Kepala Lembang Saloso resmi dihentikan. Penyelesaian perkara ini dilakukan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) setelah kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Proses mediasi berlangsung di Cafe Depot 99, Rantelemo, Kamis (30/4/2026), dengan dipandu oleh tokoh masyarakat Toraja, Victor Datuan Batara (VDB).
VDB mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan final yang menyudahi perselisihan hukum antara aparat lembang dan wartawan tersebut.
"Perkara sudah selesai lewat RJ. Kedua belah pihak sepakat damai dan korban mencabut laporan," ujar VDB secara singkat kepada media usai pertemuan.
Meski menyetujui langkah damai, kuasa hukum korban, Yulius Dakka, memberikan catatan tegas. Ia menekankan bahwa meskipun laporan dicabut karena faktor kemanusiaan dan maaf dari korban, tindakan intimidasi terhadap jurnalis adalah preseden buruk bagi demokrasi.
"RJ ini kami hormati karena korban sudah memaafkan. Tapi ini jadi pengingat bagi pejabat publik: kritik dari pers itu dilindungi UU. Jangan sedikit-sedikit main ancam. Semoga tidak ada lagi Andarias-Andarias lain yang diintimidasi," tegas Yulius.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat publik agar lebih bijak dalam menyikapi pemberitaan dan tidak menggunakan kekuasaan untuk melakukan pembungkaman pers.
Perseteruan ini bermula ketika Andarias Padaunan melaporkan Kepala Lembang Saloso ke Polres Tana Toraja. Laporan tersebut dipicu oleh ancaman pembunuhan yang diterima Andarias, yang diduga kuat berkaitan dengan karya jurnalistiknya.
Saat itu, Andarias sedang menyoroti isu sensitif mengenai aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut. Pemberitaan itulah yang diduga memicu kemarahan terlapor hingga berujung pada dugaan pengancaman.
Dengan ditandatanganinya kesepakatan damai ini, maka proses hukum di kepolisian dinyatakan selesai. Kasus ini diharapkannya menjadi titik balik bagi perlindungan kemerdekaan pers di wilayah Toraja dan sekitarnya.(TB)


