Berita56,Mamasa— Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) DPC Mamasa menegaskan sikap tegasnya dalam mendukung penuh pelaksanaan hasil uji kompetensi (Job Fit) pejabat eselon II di Kabupaten Mamasa. Dukungan ini disebut telah dinyatakan sejak Panitia Seleksi (Pansel) menyerahkan nama-nama hasil seleksi kepada Bupati Mamasa, Welem Sambolangi.
Ketua DPC LSM Gerak Mamasa, Andi Waris Tala, dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa dukungan tersebut bukan sikap spontan, melainkan bentuk komitmen untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berbasis meritokrasi.
“𝑌𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑒𝑙𝑎𝑠, 𝑠𝑒𝑗𝑎𝑘 𝑃𝑎𝑛𝑠𝑒𝑙 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑡𝑜𝑟 𝑛𝑎𝑚𝑎-𝑛𝑎𝑚𝑎 ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝐽𝑜𝑏 𝐹𝑖𝑡 𝑘𝑒 𝐵𝑢𝑝𝑎𝑡𝑖, 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝐿𝑆𝑀 𝐺𝑒𝑟𝑎𝑘 𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑖𝑘𝑎𝑝 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝑝𝑒𝑛𝑢ℎ ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑒𝑏𝑢𝑡,” 𝑢𝑗𝑎𝑟 𝐴𝑛𝑑𝑖 𝑊𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑠.
Sebagai bentuk dukungan moral kepada pemerintah daerah, LSM Gerak juga memasang spanduk besar di depan kantor DPRD Mamasa, berisi seruan agar Bupati segera melantik pejabat eselon II sesuai hasil rekomendasi Panitia Seleksi.
Langkah ini dinilai sebagai simbol dorongan publik terhadap pentingnya percepatan pelantikan demi kelancaran pelayanan pemerintahan.
Tak berhenti di situ, Andi Waris bersama Ketua Bidang Hukum Gerak Mamasa, Maikhal R., S.H., melanjutkan aksi dukungan dengan mendatangi langsung kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta Timur.
Di sana, keduanya menyerahkan surat resmi dukungan terhadap hasil Job Fit kepada pihak BKN sebagai lembaga yang berwenang dalam urusan kepegawaian nasional.
“𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑑𝑎𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑘𝑒 𝑘𝑎𝑛𝑡𝑜𝑟 𝐵𝐾𝑁 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑤𝑎 𝑠𝑢𝑟𝑎𝑡 𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑛𝑖𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑑𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢𝑛𝑔 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏 𝑚𝑜𝑟𝑎𝑙 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑗𝑢𝑎𝑛 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎. 𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑚𝑒𝑚𝑎𝑠𝑡𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝐽𝑜𝑏 𝐹𝑖𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑙𝑎𝑘𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑑𝑖𝑗𝑎𝑔𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑡𝑖𝑛𝑑𝑎𝑘𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡𝑖,” 𝑗𝑒𝑙𝑎𝑠 𝐴𝑛𝑑𝑖 𝑊𝑎𝑟𝑖𝑠.
Menurutnya, langkah yang diambil LSM Gerak bukan sekadar bentuk dukungan politis, tetapi manifestasi kepedulian terhadap integritas birokrasi dan efektivitas pelayanan publik di Mamasa.
Ia menilai, hasil Job Fit merupakan upaya penting untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan kinerja, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.
Aksi yang dilakukan LSM Gerak Mamasa ini mendapat perhatian publik dan dinilai sebagai bentuk partisipasi positif masyarakat sipil dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. Dukungan yang disampaikan ke BKN juga menunjukkan bahwa aspirasi lokal kini mulai diperjuangkan secara langsung pada level nasional, bukan sekadar melalui pernyataan di daerah.
Langkah tersebut menjadi contoh konkret bagaimana elemen masyarakat Mamasa berupaya memastikan agar reformasi birokrasi tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, LSM Gerak berharap agar Bupati Mamasa segera menindaklanjuti hasil Job Fit dan melaksanakan pelantikan pejabat eselon II sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Mereka percaya, pelantikan ini akan memperkuat kinerja pemerintah dan mempercepat pembangunan daerah.(*/𝑳𝒆𝒐)


