Iklan

Hardiknas 2026: IWO Sulsel Dorong Pers Jadi Pilar Edukasi dan Kontrol Sosial Pendidikan

Editor-Berita56
Sabtu, 02 Mei 2026, 14:10 WIB Last Updated 2026-05-02T06:10:44Z


Berita56,Makassar— Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 menjadi momentum krusial bagi insan pers untuk merefleksikan peran strategisnya. 

Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan menegaskan bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pilar edukasi publik yang vital dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir, menyatakan bahwa semangat Ki Hadjar Dewantara dalam memerdekakan pikiran sangat relevan dengan fungsi pers saat ini. Melalui produk jurnalistik yang akurat dan mendalam, media berperan memperluas akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pers memiliki tanggung jawab moral sebagai pendidik publik. Di tengah derasnya arus informasi, profesionalisme dan integritas harus menjadi fondasi utama. Pers yang kuat akan menjadi mitra strategis dalam memajukan pendidikan nasional,” ujar Zulkifli, Sabtu (2/5/2026).

Profesionalisme dan Literasi Digital
IWO Sulsel menyoroti tantangan di era digital, di mana media dituntut untuk tidak terjebak dalam praktik sensasionalisme. Peningkatan kompetensi jurnalis melalui pelatihan, uji kompetensi, serta pemahaman etika dan hukum menjadi kunci utama agar karya jurnalistik tetap berkualitas dan edukatif.

Zulkifli menambahkan bahwa IWO terus berkomitmen membina anggotanya agar adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Kami mendorong pendidikan jurnalistik berkelanjutan. Jika persnya berkualitas, maka kesadaran kolektif untuk memajukan pendidikan akan tumbuh di masyarakat," tegasnya.

Selain edukasi, pers juga berperan aktif dalam mengawal kebijakan pendidikan. Media berfungsi sebagai pengawas (social control) terhadap isu-isu krusial seperti ketimpangan akses sekolah, kualitas tenaga pendidik, hingga transparansi anggaran pendidikan.

Di era ini, media bahkan telah berkembang menjadi ruang belajar alternatif. Konten-konten edukatif yang disajikan diharapkan mampu menjadi sumber ilmu yang inklusif dan mudah diakses.

Momentum Hardiknas 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa tanggung jawab mencerdaskan bangsa merupakan kerja kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pers. Dengan menjaga independensi, pers diyakini mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang berkualitas dan berkeadilan. (*/TB) 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Hardiknas 2026: IWO Sulsel Dorong Pers Jadi Pilar Edukasi dan Kontrol Sosial Pendidikan

Terkini

Iklan