Berita56,Toraja - Komisi III DPRD Tana Toraja, Sabtu (3/4) menggelar rapat dengan Cornelia dari KPH Saddang Satu, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Bittuang Andi Palloan, dan Kepala Lembang Sendana Yohanis Sambo, Keplem Bau Yohanis P. Palulungan, dan Keplem Sasak Benyamin Bonggakarua.
Rapat tindaklanjuti demo Aliansi Toraja Tolak Tambang (AT3), Rabu (31/3)
lalu mendesak pemerintah untuk segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT
Cristina Explo Mining, dan PT Tator International Industrial
Selain itu Pemda juga menerbitkan Perda Pengakuan Adat Masyarakat, serta
cabut status kawasan hutan di area pemukiman warga wilayah kelola masyarakat.
Pasalnya tiga perusahaan tersebut diatas sudah action dilapangan, tambang
galena tanpa melibatkan warga sebagai tenaga kerja.
Raker dipimpin Ketua Komisi II Nico Mangera, dihadiri Ketua DPRD Welem
Sambolangi anggota dewan dari Dapil IV, dan anggota komisi III lainnya, yaitu
Kristian Lambe, Yakobus Tonglolangi, Randan Sampetoding, Timotius Tumbu,
Leonardus Tallupadang, Yohanis Lithang Tombilangi, dan Andarias Tangdirerung.
Welem Sambolangi pada kesempatan itu menjelaskan, rapat ini digelar sebagai
langkah cepat komisi III dalam menindaklanjuti demo AT3.


