Foto: Kepala UPT KPH Saddang II Gazali D Ichsan (baju putih) bersama staf sedang lakukan penggalian lubang tanam bibit sakura indonesia
Berita56,Toraja - Kepala UPT. KPH. Saddang II Toraja Utara, Gazali D. Ichsan bersama stafnya melakukan penggalian lubang tanam untuk bibit pohon tabebuya ( Sakura Indonesia), disepanjang jalan poros Rantepao yang dimulai dari depan Gedung Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja (BPS Gereja Toraja) hingga pasar pagi rantepao.
Kami akan melakukan penanaman di tengah pembatas jalan sebab apabila kami tanam disekitar pinggiran trotoar nantinya merusak pohon tabebuya ini ketika ada pekerjaan proyek trotoar atau pelebaran jalan,Ujar Gazali.
Hari ini adalah proses pembuatan lubang untuk penanaman bibit dan minggu depan direncanakan akan dilakukan penanaman bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara.
"Untuk saat ini bibit sudah siap sebanyak 500 bibit dan ini bantuan dari PT. Vale sebab sakura indonesia ini susah didapatkan bibitnya dan harganya juga relatif mahal, jarak tanam yang digunakan untuk bibit ini adalah empat meter. Hal ini dilakukan tentu wujud support kita kepada Pemkab Torut untuk melakukan penghijauan lingkungan", ucap Gazali.
Lanjut Gazali D. Ichsan "pohon tabebuya merupakan tanaman yang tahan terhadap kekeringan sehingga dapat tumbuh dengan baik di wilayah yang beriklim kering. Selain indah dipandang mata tanaman pohon tabebuya ini juga memiliki khasiat seperti bisa menjadi pupuk, obat dan teh herbal",ungkap Gazali .
"Usai kegiatan ini direncanakan akan melakukan juga penghijauan disekitar perkantoran Pemkab, dari segi pemeliharaan akan diserahkan kepada Pemkab. Kondisi tanah untuk tanaman ini cocok untuk Toraja sebab sebelum memilih jenis tanamannya kita melakukan observasi terlebih dahulu seperti kesesuaian lahan dan diyakini tanaman ini akan mempercantik kota", jelas Gazali D. Ichsan.
"Sakura Indonesia jenis ini apabila tumbuh nantinya memiki daun yang warna kuning sebab jenis pohon tabebuya ini memiliki ciri khas warna tersendiri seperti warna kuning, ungu, putih dan pink dan kepada masyarakat diharapkan mari bersama sama menjaga dan memelihara kota rantepao ini menjadi kota yang indah", kunci Gazali D. Ichsan.(*)


