Berita56,Toraja - Layanan rapid test Covid-19 kepada kepala sekolah,guru dan para pegawai sekolah SD,SMP se- kabupaten Tana Toraja yang dilaksanakan dinas kesehatan ,Rabu (19/8/2020) dinilai 'lelet' .
Sejumlah kepala sekolah,guru dan para pegawai sekolah belum menerima atau diberitahukan hasil rapid test mereka.
Beberapa kepala sekolah ,guru serta para pegawai sekolah yang ditemui berita56 membenarkan hal tersebut.
" Kami belum mengetahui dan menerima hasil rapid test yang dilakukan dinas kesehatan Tana Toraja (Satgas Covid-19).
Tim dari dinas kesehatan yang melaksanakan rapid test mengatakan, " besok hasilnya akan di sampaikan." ungkap salah seorang guru yang enggan di sebut namanya.
Tambahnya,pihak dinas kesehatan ( Satgas Covid- 19) mengatakan bilamana mereka hubungi berarti kami reaktif ,kalau tidak berarti non reaktif.
Saat di konfirmasi di Media Center satgas Covid-19 tentang lambannya hasil rapid test para kepala sekolah,guru SD,SMP dan para pengawai sekolah, yang di laksanakan pihaknya.
Kepala dinas kesehatan dr. Ria Minoltha Tanggo beralasan " yang di rapid test hari ini harus antri satu persatu,hasil rapid test esok hari baru di sampaikan kepada mereka."
Berdasarkan SOP Gugus Tugas Percepatan
Penanganan Covid-19 hasil rapid test bisa diperoleh dalam kurun waktu paling lana 30 menit.
Penanganan Covid-19 hasil rapid test bisa diperoleh dalam kurun waktu paling lana 30 menit.
Faktanya, menurut pengamatan berita56 di lapangan, hasil tes para kepala sekolah,guru serta para pegawai sampai mereka meninggalkan lokasi pelaksanaan rapid belum.juga keluar.
Patut dipertanyakan profesionalisme pihak dinas kesehatan ( Satgas Covid -19) Tana Toraja pelayanan rapid test sangat lambat.
Hal ini tidak sesuai dengan SOP Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang disebarkan di media sosial.
Hasil rapid test harus sesegera mungkin di sampaikan kepada para pihak yang di rapid bukan justru menunda-nunda
pemberitahuannya.Sehingga tindakan penanganan pencegahan dapat segera di lakukan. (TB)
pemberitahuannya.Sehingga tindakan penanganan pencegahan dapat segera di lakukan. (TB)


