Foto :Ketua DPRD Tator, Welem Sambolangi bersama Kadis Pertanian Salvius Pasang
memantau gudang penyimpanan sembako
di gedung Tamuan Mali,Makale
di gedung Tamuan Mali,Makale
Berita56,Toraja - Dalam upaya meringankan beban warga yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja mengalokasikan anggaran Rp 8 milyar dari APBD 2020 untuk pengadaan Sembako. Pemkab Tana Toraja akan membagikan paket sembako gratis tersebut kepada warga yang terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19.
"Pemkab dan DPRD Tana Toraja sepakat mengalokasikan dana APBD Rp 8 miliar untuk pengadaan sembako tahap pertama," ujar Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, saat memantau gudang penyimpanan sembako di Gedung Tammuan Mali, bersama Kadis Pertanian Salvius Pasang ,Rabu (15/4/2020).
Welem mengatakan bantuan sembako tersebut akan langsung didistribusikan ke setiap desa/kelurahan dan kecamatan. Selanjutnya paket sembako itu dibagikan secara gratis kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19.
Bantuan sembako tahap pertama ini merupakan program Pemkab Tana Toraja sesuai instruksi dari pemerintah pusat yang merupakan bagian dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam rangka menekan dampak sosial ekonomi akibat pandemi wabah covid-19.
"Semoga penyaluran bantuan sembako ini tepat sasaran," ujar Welem yang juga Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tana Toraja.
Koordinator Pengendali Humas dan Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan, menambahkan sedikitnya 22 ribu Kepala Keluarga (KK) di 19 kecamatan yang terdata mendapatkan bantuan sembako tahap pertama melalui program JPS.
"Setiap KK akan mendapatkan 1 paket sembako berisi 15 kg beras, 1 rak telur, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 2 buah ikan kaleng, dan 1 dos mie instan," tutupnya (TB)


