MAKALE, berita56.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi meninjau lokasi bencana tanah longsor di desa Ponding Ao’ kecamatan Masanda, Kamis, 13/3/2020 lalu.
Kunjungan Ketua DPRD Tana Toraja itu untuk melihat langsung penanganan bencana tanah longsor tersebut yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Tana Toraja.
“Longsor di poros yang menghubungkan desa Ponding Ao' dengan desa Ratte terjadi pada Selasa(10/3) lalu. Selama dua hari kendaraan tidak bisa melintas karena badan jalan tertutup material longsor,” ujar Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi.
Dia mengatakan material longsor yang menutupi badan jalan tidak bisa dibersihkan dengan cara manual. Sebagai Wakil Rakyat, dirinya pun sudah menghubungi Dinas PUPR untuk mengerahkan alat berat ke lokasi longsor untuk membersihkan material longsor yang meniumbun badan jalan di poros yang menghubungkan desa Ponding Ao’ dengan desa Ratte.
“Hari ini, alat berat dari dinas PUPR sudah ada di lokasi dan sementara bekerja membersihkan material longsor dari badan jalan,” kata Welem.
Legislator Partai Golkar itu mengatakan jika longsor di poros Ponding Ao'-Ratte tidak segera ditangani, akan sangat mengganggu aktivitas warga beberapa desa di kecamatan Masanda. Pasalnya, poros itu merupakan akses utama masyarakat beberapa desa di kecamatan Masanda.
Selain menghubungkan desa Ponding Ao' dan desa Ratte, poros yang longsor tersebut juga merupakan akses utama warga desa Kadundung, desa Paliorong hingga ke perbatasan Tana Toraja dengan Mamasa provinsi Sulawesi Barat.
Sekitar pukul 15.00 Wita, poros jalan yang menghubungkan desa Ponding Ao' dengan desa Ratte di kecamatan Masanda kabupaten Tana Toraja yang tertutup selama dua hari karena longsor, kini sudah bisa dilalui kendaraan. Meski begitu, kendaraan harus antre melintas karena badan jalan masih licin.
"Pengendara yang akan melintas di ruas jalan yang longsor harus berhati-hati karena kondisi jalan licin," ujar Welem. (TB)
Berikut ini foto-foto Kunjungan Ketua DPRD Tana Toraja di lokasi longsor di kecamatan Masanda:











