Foto : Nikodemus Mangera ketua komisi III DPRD Tana Toraja
Berita56,Toraja- Wabah virus corona atau Covid-19 ,membangkitkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di berbagai daerah.Pemerintah bersama warga bahu membahu berupaya mencegah penyebaran virus ini.
Gairah dan semangat gotong royong warga dan pemerintah harus lebih terkoordinasi dengan optimal,untuk itu dibutuhkan sinergitas yang baik antara pemerintah kabupaten satu dengan kabupaten lainnya.
Semangat dan gairah masyarakat dan pemerintah tersebut memotivasi Nico Mangera, Ketua Komisi III DPRD Tana Toraja
mempertemukan Pimpinan DPRD Tana Toraja. (Tator)dan Pimpinan DPRD Toraja Utara (Torut) pada Sabtu 4 April 2020 lalu.
Foto: Rapat koordinasi antar dua pimpinan DPRD Tator dan Pimpinan DPRD Torut
Pertemuan antar dua pimpinan DPRD kabupaten kembar tersebut adalah dalam rangka mensinergikan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Toraja.
Nico Mangera,mengharapkan 7 poin kesepakatan hasil dari pertemuan antara Pimpinan DPRD Tana Toraja dengan Pimpinan Toraja Utara tersebut dapat segera di implimentasikan oleh Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat harus terus di pupuk dan di jaga.
"Pemerintah harus mensinergikan semua stake holder,kerja sama antar satu daerah dengan daerah lainnya harus di tingkatkan" khususnya antara Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara harus lebih intens lagi membangun komunikasi.kata Niko.
Pintu masuk ke wilayah Toraja ini sangat banyak dan sangat terbuka di Kabupaten Tana Toraja sendiri ada 10 pintu masuk,sedangkan di Kabupaten Toraja Utara sendiri ada 6 pintu masuk.
Tidak bisa pemerintah dua kabupaten ini jalan sendiri- sendiri dalam upaya penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.Saatnya melepaskan ego sektoral,ujarnya(TB)



