Satgas covid-19 sedang melaksanakan tugasnya
Berita56,Toraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja di bawah arahan Nico Biringkanae terus berupaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayahnya.
Tak tanggung-tanggung Pemkab Tana Toraja (Tator) telah menyiapkan dana awal Rp 5 miliar ,untuk Satgas Kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid-19 ini.
Selain itu ,Tator juga memasifkan peran Satgas Satgas Kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid -19,dimana setelah dibentuk pada hari Rabu (18/3/2020) lalu, sehari pasca dibentuk Satgas langsung melakukan aksi penyemprotan cairan disinfektan di pintu gerbang sallubarani yang juga sebagai akses masuk ke Kabupaten Tana Toraja .
Pada hari Sabtu (21/3/2020) lalu, Satgas Kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid -19 Tator mulai mengintensifkan penyemprotan cairan disinfektan ke area
publik.Langkah sterilisasi itu di mulai dari kawasan jalan kampung baru hingga ke terminal makale,,kawasan gereja Toraja jemaat kasimpo,areal SMPN 1 makale serta SMAN 1 makale.
Langkah preventif ini di ambil Pemkab Tator untuk memberikan rasa aman ditengah kepanikan masyarakat terkait penyebaran Virus Corona akhir-akhir ini.
Dalam aksi ini ,Pemkab Tator menerjunkan sejumlah petugas penyemprot disinfektan serta melibatkan OPD terkait yang tergabung dalam Satgas Kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid -19 Kabuipaten Tana Toraja.
Sementara itu terkait besaran dana awal Rp 5 miliar yang dianggarkan Pemerintah Tator untuk kegiatan Penanggulangan dan pencegahan Covid-19, Berthi Mangontan Kadis Kominfo selaku Pengendali Humas -Media Centre Satgas Kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid-19 saat di konfirmasi via WAG membenarkan hal tersebut ,"Total anggaran belum ada, anggaran 5 milyar itu estimasi kebutuhan untuk mengantisipasi penanganan COVID -19 di Kab Tana Toraja. Kalo dana yang di gunakan itu kami tidak tahu,"ujarnya.
Saat ditanya lebih lanjut untuk kebutuhan penanganan apa saja anggaran Rp 5 milyar tersebut,pihak pengendali humas -media centre hanya menjawab singkat,"Makasih pak,estimasi anggaran penanganan covid-19 kedepan belum di gunakan semuanya,"alias gak nyambung,sepertinya pihak Satgas Covid-19 Tator , kurang siap atau memang belum punya rencana operasi dalam kegiatan Penanggulangan dan pencegahan Covid-19, karena yang keliatan sekarang hanya semprot semprot terus.alias tidak ada agenda lainnya.
Salah seorang aktivis LSM di Toraja, Ahmad kepada berita56 mengatakan terkait besaran anggaran awal sebesar Rp 5 milyar yang dianggarkan Pemkab Tator, dirinya merasa agak sedikit terkejut mendengar besaran anggaran yang di alokasi oleh Pemkab Tator tersebut.
Setelah mengamatin, mendengar dan melihat langsung pola dan cara yang dilakukan Satgas Covid -19 Tator beberapa hari belakangan ini,
mohon maaf katanya saya kog sepertinya melihat penanganan Covid-19 begitu-begitu saja aksinya,atau memang saya salah liat atau salah mencerna informasi yg saya dapat,ujar Ahmad
Dia sedikit memberikan gambaran persoalan besaran anggaran yang di alokasikan. untuk Satgas Covid-19.ini bukan untuk membanding-bandingkan lho ,katanya. "Sekelas Kota Banjarmasin yang APBD nya lumayan besar ,anggaran untuk Covid-19 ,pemkotnya hanya anggarkan Rp 3,1 milyar ,itupun kebutuhan nya sudah jelas menambah ruang isolasi baru RSUD nya serta membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan paramedisnya, serta kebutuhan pendukung lainnya "ungkap Ahmad. (TB)


