
Berita56,Pinrang – Dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinan Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos bersama Wakil Bupati Sudirman Bungi, S.IP., M.Si, Kabupaten Pinrang menunjukkan berbagai capaian positif di berbagai sektor pembangunan yang manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Capaian tersebut tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, namun juga dari berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi yang berhasil diraih sebagai indikator meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Diantaranya, Kabupaten Pinrang berhasil meraih peringkat 18 nasional dalam kategori Menuju Kabupaten Bersih sebagai bagian dari raihan Adipura, opini Wajar Tanpa.
Pengecualian (WTP) yang dipertahankan selama 13 kali berturut-turut sejak tahun 2012, serta sejumlah penghargaan lain seperti juara 2 penggunaan kartu kredit pemerintah, juara 3 e-commerce partisipatif, kategori pratama Universal Health Coverage, Swasti Saba Wiwerda sebagai Kabupaten Sehat, hingga penghargaan menuju wilayah bebas korupsi.
Dari sisi ekonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menunjukkan tren positif.
Sepanjang tahun 2025, PAD dari sektor pajak daerah mencapai lebih dari 85 miliar rupiah, retribusi daerah sebesar 123 miliar rupiah, pengelolaan kekayaan daerah sebesar 11,2 miliar rupiah, serta pendapatan sah lainnya sebesar 812 juta rupiah.
Peningkatan ini diharapkan mampu menopang pembangunan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat.
Dukungan terhadap program nasional juga terus ditunjukkan, diantaranya melalui pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis dengan 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang telah beroperasi, pembentukan koperasi Merah Putih, serta rintisan Sekolah Rakyat di Kecamatan Patampanua yang membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, sektor pertanian menjadi fokus utama. Berbagai pembangunan dilakukan, seperti peningkatan jaringan irigasi usaha tani sepanjang 3.745 meter, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 12.061 meter, rehabilitasi saluran irigasi desa, normalisasi saluran pembuang, pembangunan jembatan, serta optimalisasi lahan rawa seluas 7.484 hektare.
Dari sektor infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 56,552 kilometer memberikan kemudahan akses mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
Pada sektor perikanan dan perkebunan, pembangunan jalan tambak, perbaikan saluran tambak, serta pembangunan jalan produksi perkebunan menjadi upaya nyata dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir dan petani.
Selain itu, bantuan alat dan sarana produksi pertanian seperti traktor, irigasi air tanah, combine harvester, serta bantuan bagi kelompok tani dan pelaku usaha menjadi stimulus penting dalam meningkatkan hasil produksi dan efisiensi kerja petani.
Di sektor pendidikan, berbagai pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah dilakukan, mulai dari pembangunan unit PAUD, ruang kelas baru, perpustakaan, hingga sarana penunjang lainnya.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi generasi muda Pinrang.
Sementara itu, pada sektor kesehatan, pembangunan puskesmas, pustu, poskesdes, serta rehabilitasi fasilitas kesehatan menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Dari sisi sosial, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.
Penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian, dengan pembangunan pasar rakyat, bantuan alat bagi pelaku UMKM, pelatihan bagi ratusan pelaku usaha, serta fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi lebih dari 13 ribu usaha, yang membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam sektor keagamaan, Pemerintah Kabupaten Pinrang juga memberikan perhatian besar melalui bantuan keuangan kepada masjid, musallah, serta lembaga keagamaan, peningkatan insentif bagi pegawai syara, hingga pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi ribuan pegawai syara.
Hal ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Seluruh capaian ini menjadi bukti bahwa arah pembangunan yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, namun juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dengan berbagai program yang telah berjalan, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap manfaat pembangunan dapat terus dirasakan secara luas, merata, dan berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*/TB)

