Berita56,Mamasa – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau langsung lokasi jalan rongsor di Maissong–Kanan Buntubuda pada Jumat (19/09/2025). Jalan penghubung antara Desa Buntubuda dan dusun Ne’ke’ Desa Taupe itu terputus akibat longsor yang terjadi sehari sebelumnya, Kamis (18/09/2025) sore.
Longsor menyebabkan badan jalan yang sebelumnya berupa beton, patah dan terbawa material. Badan jalan putus sepanjang kurang lebih 20 meter.
Akibatnya, akses kendaraan roda empat terputus total, sementara kendaraan roda dua hanya bisa melintas menggunakan jembatan darurat dari bambu yang dibuat warga.
Jalur ini diketahui merupakan akses vital masyarakat, tidak hanya untuk mobilitas ekonomi dan pendidikan, tetapi juga untuk layanan kesehatan serta jalur wisata menuju Gunung Mambulilling.
Dalam peninjauannya, Bupati Welem menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa dengan masyarakat yang melakukan penanganan darurat melalui kerja bakti.
“๐๐๐ฆ๐ ๐ ๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐. ๐๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐ค๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐ก ๐ ๐๐๐๐๐ก๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ก๐๐ ๐ก๐๐ก๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ข๐๐, ๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ก๐๐๐,” ๐๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐.
Bupati menambahkan bahwa Pemda Mamasa akan menindaklanjuti langkah darurat ini dengan rencana penanganan. Perbaikan akan difokuskan agar jalur penghubung kembali berfungsi maksimal sebagai akses utama masyarakat.
Sementara itu, Kadis Dinas PU, Oktavianus Masuang mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung.
Masyarakat pun berharap agar perbaikan permanen dapat segera dilakukan, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga di kawasan Ne'ke' dan sekitarnya.(*/๐ณ๐๐)


