Berita56,Toraja - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan program penanganan Covid 19.
Rakor dipimpin Wakil Bupati Tana Toraja Zadrak Tombe ,di ruang pertemuan kantor bupati, Senin (5/7/2021).
Rakor diikuti oleh Forkopimpda Tana Toraja, Sekda Tana Toraja DR Samuel Tande Bura,MM. Kepala OPD terkait, Camat,Tenaga Kesehatan dari Puskesmas serta Rumah Sakit di Tana Toraja.
Pada rakor tersebut Ketua DPRD Tana Toraja mengatakan, kita semua harus tetap fokus dan bersatu padu dalam penanganan Covid 19.
Selain kita focus pada penanganan Covid 19 pergerakan roda perekonomian di masyarakat hendaknya jangan sampai mandek, tetap berjalan.
"Aktivitas ekonomi tetap berjalan produktif dengan mengutamakan protokol kesehatan (Prokes), " kata Welem
Ia menambahkan, salah satu tulang punggung perekonomian dimasa pandemi sekarang ini berada disektor informal.
Kegiatan jual beli di pasar maupun pedagang kaki lima adalah salah satu sektor informal yang tetap harus bergerak,dengan penerapan Prokes ketat,kata Welem saat rakor penanganan covid 19.
Sementara itu, Ketua harian penanganan Covid 19 Tana Toraja yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) pada saat Rakor penanganan covid 19 kabupaten Tana Toraja mengatakan Rakor merekomendasikan beberapa poin penting antara lain:
Kegiatan wisata ditutup. Rambu tuka dan Rambu solo untuk sementara waktu di tunda kegiatannya .Kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dan perkuliahan dikampus ditiadakan hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang
" Satgas penanganan Covid 19 Tana Toraja secara terus menerus mengintensifkan tracking dan tracing hingga ke lembang- lembang dengan melibatkan semua unsur pemerintah maupun masyarakat," jelas Samuel.(TB)


