Iklan

Soal Pekerjaan Beton di Area Bandara Baru Toraja,Kepala UPBU : Saya Akan Bongkar Bila Uji Beton Tidak K.250

Editor-Berita56
Selasa, 09 Maret 2021, 19:35 WIB Last Updated 2021-03-10T13:00:51Z
Foto: Kepala UPBU Toraja Rasidin bersama Ka Otban V Makassar

Berita56,Toraja- Sejumlah warga menilai tahapan penting proses pembuatan beton dan  material yang digunakan kontraktor di area Bandara Baru Toraja di duga tidak memenuhi standar. 

Material yang terdiri agregat kasar yang terdiri dari kerikil yang digunakan , bukan seperti biasanya, batu split/pecah berukuran 2-3.

Foto : Agregrat yang digunakan kontraktor untuk pekerjaan beton di area bandara 
baru toraja

Pada tumpukan agregat krikil terselip  komponen pecahan beton yang sudah mengeras.

Mekanisme proses beton  yang dilakukan kontraktor secara langsung  di mobil readymix. Padahal beton yang akan digunakan untuk  pekerjaan pembetonan di area  Landasan Pacu Bandara Baru Toraja.

Terkait hal tersebut,  Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Toraja Rasidin, angkat bicara soal material dan mekanisme pekerjaan beton yang dilakukan pihak kontraktor di area Bandara Baru Toraja.

"Mengenai pekerjaan beton langsung diproses di mobil ready mix  ini boleh sepanjang memenuhi spek akhirnya yaitu mutu beton  K.250."  kata Rasidin dalam keterangan
 tertulis  diterima Berita56.Com
di Toraja ,Selasa pagi.

Saya, sudah sampaikan ke pihak kontraktor jika nanti hasil uji beton tidak mencapai K.250 maka saya akan bongkar, tegas Rasidin dalam keterangan tertulisnya.

Perlu saya tambahkan bahwa fungsi dari beton ini ada sebagai pelindung  aspal dari genangan air pada sisi runway .

"Walaupun ia berada diluar run way  tetapi spek tetap wajib dipenuhi baik volume maupun kekuatan beton ke K.250," kata Rasidin menjelaskan.(TB)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Soal Pekerjaan Beton di Area Bandara Baru Toraja,Kepala UPBU : Saya Akan Bongkar Bila Uji Beton Tidak K.250

Terkini

Iklan