Iklan

Penundaan Pilkada 2020, Untungkan Petahana, Rugikan Kubu Penantang

Editor-Berita56
Senin, 18 Mei 2020, 20:32 WIB Last Updated 2020-05-18T15:01:43Z



Berita56,Toraja - Beberapa pengamat politik di Indonesia mengatakan,pasangan calon kepala daerah petahana (incumbent) paling banyak di untungkan dari penundaan Pilkada 2020,
sementara kontestan penantang dirugikan.

Dikutip dari dari berbagai sumber:
Salah satunya, pengamat politik Universitas Indonesia Ari Junaedi mengatakan, penundaan Pilkada Serentak 2020, sangat menguntungkan calon kepala daerah petahana,sementara
kontestan penantang  justru dirugikan.

Menurutnya, petahana bisa memanfaatkan situasi pandemik virus corona atau COVID-19, untuk terus menaikkan pamor mereka di tengah masyarakat melalui program bantuan sosial.

Pilkada Serentak 2020 yang semula dijadwalkan pada 23 September, terpaksa harus diundur hingga 9 Desember, akibat pandemik COVID-19 di Indonesia yang kian mengkhawatirkan.

“Jika ditarik siapa yang lebih diuntungkan, tentu tetap petahana. Karena bisa mendompleng program bantuan sosial dari pemerintah pusat atau daerah penanganan COVID-19 untuk political benefit,” kata Ari ,beberapa waktu lalu. di kutip dari IDN Times.

Petahana bisa saja mencuri kesempatan untuk melakukan kampanye dengan membagi-bagikan bantuan sosial, yang masuk dalam program darurat daerah mereka.

“Petahana sangat diuntungkan semasa jabatan karena kegiatan-kegiatan protokoler dan formal, sangat sulit untuk dipisahkan dengan momentum kampanye,” ujar dia.

Sementara bagi para kontestan lain, pengunduran jadwal Pilkada Serentak 2020, jelas merugikan mereka, karena mempengaruhi persiapan kampanye.

Mundurnya waktu pelaksanaan pilkada berarti menambah anggaran yang sebelumnya sudah disiapkan, karena masa kampanye baik yang resmi maupun 'curi-curi' start menjadi lebih panjang.

“Calon kepala daerah sekarang ini ikut mengeluarkan dana untuk pencegahan COVID-19, baik penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan hand sanitizer, serta pembagian sembako. Padahal,semula dalam budgeting tidak kampanye tidak ada anggaran untuk itu,” tutur Ari.(*)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penundaan Pilkada 2020, Untungkan Petahana, Rugikan Kubu Penantang

Terkini

Iklan