Foto: Relawan Gempar sedang ganti gula pasir dari karung besar ke kantong plastik ukuran 1 kg di tempat penampungan sembako gedung Tamuan Mali Makale
Berita56, Toraja - Bidang Monitoring dan Advokasi Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Komunikasi Tallu Lembangna (LSM-FKTL) Ahmad Kaimuddin mengatakan bantuan jaring pengaman sosial yang sudah di aplikasikan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dalam bentuk bantuan Sembako gratis harus betul-betul gratis dan tepat sasaran."Patut kita apresiasi langkah yang di lakukan pemerintah kabupaten Tana Toraja, tetapi dalam pelaksananya harus tepat sasaran," kata Ahmad.
Oleh karena itu, Ahmad meminta agar proses penyaluran bantuan Sembako gratis kepada warga terdampak Covid-19, melibatkan para kepala kampung, RT dan RW dengan diawasi pihak terkait agar tidak ada penyelewengan bantuan.harapnya
Pada persiapan awal, Kabupaten Tana Toraja akan menyediakan dana sebesar Rp.8 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan Sembako untuk memfasilitasi 22 ribu Kepala Keluarga (KK) di 19 kecamatan yang terdata terdampak Covid-19.
Aparat penegak hukum harus melakukan pengawasan yang ketat ,penegakan hukum di kedepankan, apabila ada penyelewengan dalam proses dan penyalurannya.pinta Ahmad
"Program itu semua bisa dijalankan dengan baik jika ada penegakan hukum yang bagus pula."katanya
Semestinya proses pendistribusian bantuan sosial ini, melibatkan sektor usaha mikro dan kecil seperti pedagang pasar, jasa transportasi ojek, meningkatkan sektor di bawah bisa ikut bergerak.harapnya. (TB)


