Foto: Ketua DPRD Tator bersama dua unsur Pimpinan DPRD memberikan penjelasan hasil rapat internal kepada awak media di aula kantor DPRD, Senin ( 13/4/2020) sore
Berita56,Toraja- Semakin merebaknya penyebaran virus corona dan sebagai langkah gerakan sosial, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja ,sepakat untuk mengalihkan anggaran reses dan perjalanan dinas.keluar daerah 2020 untuk dana sosial pandemi virus corona atau Covid-19.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Tana Toraja , Welem Sombolangi. SE. Senin (13/4/2020) mengatakan,sudah melakukan rapat internal bersama Wakil Ketua Yohanis Lintin Paembonan dan Evivana Rombe Datu serta para Ketua Fraksi dan para Ketua Komisi.
"Kami sudah sepakat akan mengalihkan sebagian anggaran reses dan perjalanan dinas dewan untuk penanganan Covid-19." katanya
Mengawal dan menindak lanjutin instruksi pemerintah untuk mengajak rakyat tinggal di rumah menghindarin kerumunan dan beraktivitas di luar rumah."Untuk itu seluruh anggaran reses tahun masa sidang dua seluruhnya di alihkan untuk digunakan satgas Covid-19 Tana Toraja dalam rangka penanganan Covid-19 dan penanganan dampak Covid-19 terhadap masyarakat Tana Toraja.
"Belanja -belanja DPRD, yang di anggap tidak bisa di belanjakan mulai bulan Maret sampai dengan bulan Juli yang di dalammya termasuk perjalanan dinas, dialihkan kepada satgas Covid-19, untuk mendukung penanganan Covid -19,serta dampak Covid-19 kepada masyarakat Tana Toraja,”kata Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi SE.
Lebih lanjut ia menjelaskan, anggaran reses dan perjalanan dinas yang kami sepakatin untuk di alihkan tersebut, "Istilahnya bukan di tunda ya, tapi memang tidak kami laksanakan."Anggaran tersebut di alihkan untuk mendukung satgas covid-19 dalam rangka penanggulangan covid-19 dan penanganan masyarakat yang terdampak langsung dengan covid-19. ujarnya.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Sekretaris Dewan (Sekwan) yang merealokasi anggaran untuk disesuaikan dengan belanja satgas covid-19. "Di serahkan sepenuhnya kepada Sekwan untuk melihat anggaran mana yang tidak bisa di laksanakan sampai dengan bulan Juni, realokasi bersama dengan TAPD, selanjutnya di serahkan kepada satgas covid-19. jelas Ketua DPRD Welem Sambolangi,SE.(TB)


