Berita56,Jakarta-- Istilah "18K" biasanya identik dengan kemewahan emas 18 Karat yang berkilau dan bernilai tinggi. Namun, apa jadinya jika istilah tersebut kini melekat pada Dollar AS?
Fenomena inilah yang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Nilai tukar Dollar AS terhadap Rupiah kini telah menembus level psikologis baru, yakni Rp18.000.
Layaknya emas, Dollar AS kini tengah menjadi primadona safe-haven atau aset aman di tengah ketidakpastian global, sementara Rupiah terpaksa melemah.
Jika emas 18K bisa mempercantik penampilan, "Dollar 18K" justru berpotensi menguras isi dompet kita.
Efek domino yang paling awal dan langsung terasa adalah:
Komoditas impor seperti kedelai dan gandum akan semakin mahal. Hal ini berpotensi menaikkan harga produk turunan yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari, seperti tahu, tempe, hingga mi instan.("/TB)
Dikutip:dari berbagai sumber


