Berita56,Jakarta-- Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Wartawan Online (IWO) Tahun 2025 resmi dibuka di Ballroom Grand Cemara Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Adaptasi Kekuatan Digital,
Perkuat Kepemimpinan” itu dihadiri oleh ratusan pengurus IWO dari seluruh Indonesia, termasuk Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Mamasa yang diwakili langsung oleh Ketua Sukirman dan Sekretaris Leonard (Leo Mdb).
Hadir membuka kegiatan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas), Otto Hasibuan, yang menyampaikan pentingnya peran media dalam memperkuat demokrasi dan kepemimpinan nasional di era digital.
Dalam sambutannya, Otto menegaskan bahwa pers merupakan profesi yang dijamin undang-undang, namun kebebasan tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan etika.
“𝑃𝑒𝑟𝑠 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠, 𝑛𝑎𝑚𝑢𝑛 𝑘𝑒𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑖𝑡𝑢 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑏𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢𝑛𝑔 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏, 𝑒𝑡𝑖𝑘𝑎, 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑔ℎ𝑜𝑟𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 ℎ𝑢𝑘𝑢𝑚,” 𝑢𝑗𝑎𝑟 𝑂𝑡𝑡𝑜.
𝗣𝗲𝗿𝘀, 𝗣𝗶𝗹𝗮𝗿 𝗗𝗲𝗺𝗼𝗸𝗿𝗮𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗻𝗰𝗲𝗿𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻
Otto menilai media memiliki kekuatan besar dalam membentuk wajah demokrasi dan meningkatkan kesadaran publik. Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak akan tumbuh tanpa kehadiran pers yang independen dan berintegritas.
“𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑜𝑛𝑙𝑖𝑛𝑒 𝑘𝑖𝑛𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑔𝑎𝑟𝑑𝑎 𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑒𝑟𝑑𝑎𝑠𝑘𝑎𝑛 𝑚𝑎𝑠𝑦𝑎𝑟𝑎𝑘𝑎𝑡. 𝐷𝑒𝑚𝑜𝑘𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑎𝑡 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑢𝑚𝑏𝑢ℎ 𝑡𝑎𝑛𝑝𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑠 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑒𝑔𝑟𝑖𝑡𝑎𝑠,” 𝑘𝑎𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎.
𝗠𝗲𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗛𝗼𝗮𝗸𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗻𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶
Otto juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menghadapi maraknya hoaks dan disinformasi di ruang digital. Ia menekankan bahwa jurnalisme sejati harus menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
“𝑃𝑒𝑟𝑠 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑔𝑎𝑟𝑑𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑒𝑝𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑚𝑒𝑙𝑎𝑤𝑎𝑛 ℎ𝑜𝑎𝑘𝑠 𝑑𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑠𝑖𝑛𝑓𝑜𝑟𝑚𝑎𝑠𝑖, 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑖𝑡𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑓𝑎𝑘𝑡𝑢𝑎𝑙 𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑒𝑔𝑟𝑖𝑡𝑎𝑠,” 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑠𝑛𝑦𝑎.
𝗞𝗲𝗺𝗶𝘁𝗿𝗮𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮
Lebih lanjut, Otto menegaskan bahwa pemerintah dan media harus berjalan berdampingan dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia memastikan bahwa pemerintah tetap membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan insan pers.
“𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑡𝑒𝑟𝑏𝑢𝑘𝑎 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑏𝑒𝑟𝑑𝑖𝑎𝑙𝑜𝑔. 𝐾𝑎𝑚𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑎𝑦𝑎, 𝑘𝑟𝑖𝑡𝑖𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑒𝑟𝑛𝑖ℎ 𝑗𝑢𝑠𝑡𝑟𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑡𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑖𝑘𝑖 𝑘𝑒𝑏𝑖𝑗𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑝𝑢𝑏𝑙𝑖𝑘,” 𝑢𝑗𝑎𝑟𝑛𝑦𝑎.
𝗞𝗲𝗯𝗲𝗯𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗽𝗲𝗺𝗶𝗺𝗽𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸
Menutup sambutannya, Otto berharap media dan pemerintah dapat memperkuat kemitraan strategis untuk membangun kepemimpinan publik yang cerdas, transparan, dan mencerahkan.
“𝑀𝑎𝑟𝑖 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖 𝑘𝑒𝑘𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑒𝑟𝑑𝑎𝑠𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑚𝑝𝑒𝑟𝑘𝑢𝑎𝑡 𝑘𝑎𝑟𝑎𝑘𝑡𝑒𝑟 𝑑𝑒𝑚𝑜𝑘𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑖𝑡𝑎,” 𝑡𝑢𝑡𝑢𝑝𝑛𝑦𝑎.
Rakernas IWO 2025 diikuti oleh pengurus pusat dan daerah dari seluruh Indonesia, serta dihadiri sejumlah pejabat kementerian, tokoh media, dan mitra strategis organisasi pers.(*/𝑳𝒆𝒐)


