Berita56,Mamasa – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi menerima Tim Visitasi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) dalam rangka penjajakan kerja sama layanan dokter spesialis di RSUD Kondosapata’. Tim tersebut dipimpin oleh Dr. dr. Andi Muhammad Takdir Musba, Sp.An, KMN, dan dijadwalkan berada di Mamasa pada 23–24 Juli 2025.
Kedatangan tim disambut langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati H. Sudirman, Kadis Kesehatan dr. Ratnasari Dewi, Plt. Direktur RSUD Kondosapata’ Ester Tiaga, dan Kabag Ortala Lewi Ruben.
Dalam kunjungan itu, Tim Visitasi FK Unhas melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kesiapan layanan spesialis di RSUD Kondosapata’.
Tim terdiri dari para kepala program studi dan sekretaris departemen di FK Unhas, di antaranya: Dr. Endy Adnan, Sp.PD, K-R, Ph.D – Sekretaris Departemen Ilmu Penyakit Dalam; Dr. dr. Imam Ahmadi Farid, Sp.OG(K) – Sekretaris Prodi Obstetri dan Ginekologi; Dr. dr. Sachraswaty R. Laidding, Sp.B, Sp.BP-RE, Subsp.K.M(K), MHPE – Ketua Prodi Ilmu Bedah; Dr. dr. Sitti Aizah Lawang, Sp.A(K), M.Kes – Ketua Prodi Ilmu Kesehatan Anak; Zainuddin Dwi Putra A, S.E – Admin Pengelola PPDS FK Unhas.
Bupati Mamasa menegaskan bahwa penempatan empat dokter spesialis tersebut dijadwalkan mulai awal Agustus 2025, sebagai hadiah kemerdekaan untuk rakyat Mamasa. Pelayanan meliputi dokter spesialis anak, penyakit dalam, bedah, dan kandungan. Ia berharap kehadiran para spesialis ini dapat mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit di luar Mamasa.
“๐ผ๐๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐ก๐๐๐ ๐น๐พ ๐๐โ๐๐ , ๐๐๐๐๐๐๐ฃ ๐๐ข๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐. ๐พ๐๐๐ ๐๐ก๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐โ ๐๐๐๐๐๐ ๐บ๐ข๐๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐บ๐ข๐๐๐๐๐ข๐ ๐๐ข๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ก๐ ๐ท๐๐๐๐ ๐น๐พ ๐๐โ๐๐ ๐๐ก๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐,” ๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐๐.
Dr. Andi Takdir Musba menyebut, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi dari sisi sarana dan penataan ruangan, pelayanan dasar oleh empat spesialis dinilai sudah memungkinkan untuk dijalankan.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Sudirman menegaskan bahwa gaji para spesialis ditanggung oleh Pemprov Sulbar, sedangkan akomodasi, kendaraan, dan konsumsi akan disiapkan oleh Pemda Mamasa.
“๐พ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ข๐๐ขโ ๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐ข๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ก๐๐๐โ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐,” ๐ข๐๐๐๐๐ฆ๐.
Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting pemulihan layanan kesehatan rujukan di Mamasa, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan medis berkualitas tanpa harus keluar daerah.(*๐ณ๐๐)


