Berita56,Mamasa — Sebuah jembatan gantung di Pangandaran, Kecamatan Tabulahan, yang menjadi akses utama bagi tiga desa, kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Jembatan yang sudah tua dan tanpa pengaman samping ini bukan hanya sekadar fasilitas yang usang, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan warga.
"๐พ๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ โ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ค๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ค๐๐ -๐ค๐๐ . ๐ด๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ข โ๐ข๐๐๐, ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐. ๐๐ข๐๐โ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ขโ ๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐๐ฆ๐, ๐ก๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐," ๐ข๐๐๐ ๐ ๐๐๐โ ๐ ๐๐ก๐ข ๐ค๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ก๐ข๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ก๐๐ ๐๐๐ ๐ข๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐ก๐๐ฃ๐๐ก๐๐ ๐ ๐โ๐๐๐-โ๐๐๐
Beberapa waktu lalu, insiden tragis sempat terjadi ketika seorang warga terjatuh ke sungai akibat minimnya pengaman.
Kejadian ini semakin mempertegas urgensi perbaikan jembatan sebelum korban lain berjatuhan.
Jembatan gantung ini menjadi jalur vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.(Leo,MdB)


