Victor Datuan Batara datangi rumah korban longsor di Lembang Randan Batu,Makale Selatan
Berita56,Toraja - Rasa empati terhadap Yusuf,48 tahun korban tewas tertimbun longsor di Lembang Randanbatu , Makale Selatan yang terjadi pada Minggu 14 Nopember 2021, terus mengalir.
Kali ini, Pimpinan PT Malea Energy, Victor Datuan Batara langsung melayat ke rumah duka di lembang Randan Batu kecamatan Makale Selatan, Selasa(16/11/2021).
Di hadapan isteri serta keluarga korban, Victor Datuan Batara yang akrab disapa VDB menyampaikan duka yang mendalam dan turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban Yusuf.
Dalam kesempatan itu, VDB memberikan bantuan sembako dan uang duka kepada isteri almarhum.
“Saya mewakili Pimpinan, Manajemen dan Karyawan PT Malea Energy, turut prihatin dengan bencana hingga merenggut nyawa korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujar VDB yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja.
Selain korban meninggal, bencana tanah longsor di lembang Randan Batu kecamatan Makale Selatan juga menyebabkan 86 kepala keluarga di lembang Randan Batu terisolir. Menyusul, titik-titik longsor menimbun badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Pada malam hari, warga lembang Randan Batu tidak bisa beraktivitas disebabkan listrik padam akibat sejumlah tiang listrik roboh.
Salah satu titik longsor di Lembang Randan Batu, Makale Selatan yang mengisolasi 86 KK
Dari pantauan di lapangan, kata VDB, sedikitnya terdapat delapan titik longsor di lembang Randan Batu. PT Malea Energy pun sudah mengerahkan dua alat berat berupa loeder dan eskavator untuk membantu membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan.
Menurut VDB, PT Malea berencana menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang terisolir. Namun, karena akses jalan yang terputus sehingga warga yang terisolir belum bisa terjangkau.
"Dua alat berat PT Malea sudah mulai bekerja membersihkan tumpukan material yang menimbun badan jalan," kata VDB.
Dua hari pasca bencana tanah longsor di lembang Randan Batu, pemerintah kabupaten (pemkab) Tana Toraja belum juga menurunkan alat berat untuk menangani titik-titik longsor yang ada di lembang Randan Batu.

