Andarias Banne staf dinas SDA,Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel bersama dinas PRKP dan dinas PUPR Kabupaten Tana Toraja di dampingi Dirut PDAM Tana Toraja Frans Mangguali di lokasi longsor di kelurahan Tapparan,Kecamatan Rantetayo
Berita56,Toraja - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan atensi khusus terhadap kejadian longsor yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan dan patahnya pipa induk PDAM Tirta Dharma Tana Toraja di Kelurahan Tapparan ,Kecamatan Rantetayo.
Andi Sudirman Sulaiman secara khusus mengutus OPD terkait di Pemprov Sulsel. Untuk melihat secara langsung kondisi longsor yang terjadi dari tingginya curah hujan yang mengakibatkan terputusnya pipa induk PDAM yang menuju IKK Rantetayo.
Andarias Banne staf dari Dinas SDA,Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel yang ditugaskan Pemprov Sulsel saat meninjau lokasi longsor yang mematahkan pipa induk yang mengalirkan air sungai ke IKK Rantepao mengatakan kejadian longsor ini perlu penanganan dan koordinasi OPD terkait.
Harus segera ada penanganan yang serius,sebab kondisi medannya sangat labil sekali,katanya
"Saya akan segera melaporkan kondisi terkini yang terjadi di lapangan kepada kepala Dinas Sumber Daya Air,Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel untuk diteruskan ke pak Gubernur. Agar segera di carikan solusi untuk penanganannya," kata Andarias Banne, staf Dinas SDA,Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel kepada Berita56.com, di lokasi longsor yang mematahkan pipa induk PDAM ,Kamis (18/11/2021).
Sementara itu di lokasi yang sama,Direktur PDAM Tirta Dharma Tana Toraja, Frans Mangguali memaparkan kondisi terkini perbaikan pipa induk tersebut.
"Kami ,PDAM menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tana Toraja ,dan Wakil Bupati karena begitu tanggap atas bencana longsor di Tapparan," ucap Dirut PDAM Frans Mangguali.
Alat berat dari Dinas PUPR Tana Toraja telah memindahkan tanah longsoran dari tebing yang menutupi sebagian badan jalan. Dinas PRKP Tana Toraja tadi bersama staf Dinas SDA,Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulsel juga meninjau lokasi longsor, ungkap Frans.
Diketahui sebelumnya pipa induk PDAM yang berada di Kelurahan Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, rusak parah patah menjadi 4 bagian tersapu longsoran badan jalan akibat hujan deras yang melanda wilayah Tana Toraja.
Hampir 3 hari terakhir ratusan pelanggan di IKK Rantetayo mengalami kesulitan air bersih.Kami, PDAM terus berupaya memperbaiki pipa induk yang rusak agar dapat segera mendistribusikan air bersih kembali,ujar Frans.
Frans menyebut saat ini perbaikan sudah memasuki tahap pengelasan pipa dan penyesuaian posisinya. Yang sebelumnya berada persis di bahu jalan.
Kini dipasang kembali agak sedikit menjauh dari lokasi semula untuk menghindari longsor susulan.
Pipa yang digunakan pun masih sebagian besar menggunakan pipa lama yang masih dalam kondisi bagus.
"Untuk saat ingin kami PDAM mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki, fokus pada pengelasan pipa besi," jelas Frans.
Hanya saja belum dapat dilakukan secara maksimal lantaran kondisi cuaca saat ini masih sering hujan.
"Untuk selesainya kami upayakan sesegeta mungkin,tim kami terus bekerja secara maksimal. Karena sangat tergantung cuaca. Kalau hari hujan tidak bisa ngelas pipa besi tersebut,"pungkasnya.(TB)

