Berita56,Toraja - Dua Pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengundurkan diri di awal kepemimpinan Bupati Theofilus Allorerung.
Pejabat tersebut mundur tanpa adanya dasar alasan yang jelas.
Berikut nama pejabat yang mundur di era Theofilus Allorerung.Dirut RSUD Lakipadada dr Syapari Mangopo mundur di bulan Maret 2021,tak lama Theofilus di lantik sebagai Bupati.
Di bulan Juli 2021 ini, santer informasi yang beredar luas di masyarakat, Chandra Sesa Palebangan pejabat fungsional ULP BPBJ Tana Toraja, mundur dari jabatannya.
Sekertaris Daerah (Sekda) Tana Toraja,DR Samuel Tande Bura,MM. menyatakan alasan undur diri tentu beragam tergantung pribadi pejabat yang bersangkutan.
"Mungkin saja tidak sejalan dengan pola pikir atau kebijakan atasan atau alasan lain untuk mencari suasana di tempat tugas yang baru atau untuk pindah tugas di kab/kota lainnya,"kata Samuel,Rabu (21/7/2021).
Perihal mundurnya beberapa pejabat tersebut juga mendapat tanggapan serius dari berbagai elemen masyarakat.
Salah seorang warga masyarakat Toraja sebut saja Pa Linda mengatakan sebenarnya pejabat mundur dari jabatannya adalah hal yang lumrah terjadi.
Lanjutnya, tetapi kejadian pengunduran diri dua pejabat di era awal pemerintahan Bupati Theofilus Allorerung sepertinya berbeda dari biasanya.
Undur diri pejabat tersebut menimbulkan beragam spekulasi di masyarakat,apalagi saat ini adalah masa pandemi Covid- 19.kata Pa Linda kepada awak media di salah satu pojok warung kopi di Makale,Rabu(21/7).
"Masyarakat berharap bupati lebih fokus dan serius saja pada penanganan pandemi,lebih baik beri spirit pada aparat di bawahnya, jangan karena kepentingan sekelompok orang tertentu, aparat pemerintah dibawahnya jadi ragu dan tertekan dalam mengambil keputusan penting," ujar Pa Linda.
Menurut Pa Linda, ada 2 alasan penting bilamana ada pejabat yang mundur dari jabatannya
Karena pelanggaran pidana atau karena tekanan.
Dua pejabat yang mengundurkan diri tersebut setahu dirinya tidak dalam proses pelanggaran pidana,kinerja mereka baik baik saja.katanya.
Hasil penelusuran awak media dari sumber yang terpercaya pengunduran diri pejabat fungsional ULP BPBJ Tana Toraja diduga di akibatkan karena adanya tekanan dari pihak pihak tertentu pada proses lelang tahun anggaran 2021 yang sekarang ini sedang berlangsung.
Semoga saja kejadian undur diri pejabat fungsional pada ULP BPBJ Tana Toraja tidak berakibat seperti awal kejadian yang diakibatkan pengunduran diri eks kabiro pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan.(TB)


