Foto: Batu sebesar rumah di pinggir tebing wilayah rawan tergelincir menimpa rumah warga dan pengendara yang melintas
di bawahnya
Kecamatan Makale mengancam keselamatan jiwa warga sekitar serta pengendara yang melintas dibawahnya.
Alex Massora,salah seorang pengendara yang kerap melintasin jalan yang berada dalam lintasan longsoran batu tersebut saat di temui Berita56.com menyebut, batu tersebut rawan jatuh ke bawah akibat berada disisi tebing yang menjorok ke pemukiman warga dan jalan poros Makale-Rantepao.
" Lokasinya hanya 5 meter dari sisi tebing ke jalan poros Makale- Rantepao,sepertinya rawan sekali. Jika jatuh, bukan saja rumah warga yang terancam hancur berantakan,keselamatan jiwa
Alex Massora,salah seorang pengendara yang kerap melintasin jalan yang berada dalam lintasan longsoran batu tersebut saat di temui Berita56.com menyebut, batu tersebut rawan jatuh ke bawah akibat berada disisi tebing yang menjorok ke pemukiman warga dan jalan poros Makale-Rantepao.
" Lokasinya hanya 5 meter dari sisi tebing ke jalan poros Makale- Rantepao,sepertinya rawan sekali. Jika jatuh, bukan saja rumah warga yang terancam hancur berantakan,keselamatan jiwa
mereka juga terancam,belum lagi keselamatan jiwa pengendara yang kebetulan melintas,"
katanya,Kamis (28/5/2020).
Alex mengingatkan pengendara yang melewatin jalan poros Makale- Rantepao di pinggir bukit kawasan Se'pon ,waspada terhadap longsoran batu sebesar rumah tersebut."Kita harap Pemerintah Kabupaten Tana Toraja bisa cepat turun tangan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,"ungkapnya.
Sementara itu dari pantauan Berita56.com,batu tersebut dulunya menyatu dengan tebing bukit,tetapi karena ada kegiatan di bawah tebing bukit,batu tersebut akhirnya bergeser dari tempatnya.
Akibatnya batu sebesar rumah ini,bergerak dari tempatnya semula tanpa penyangga,jadi bisa saja jatuh kapan saja.Menimpa rumah warga sekitar dan pengendara yang melintas di bawahnya.(TB)
Alex mengingatkan pengendara yang melewatin jalan poros Makale- Rantepao di pinggir bukit kawasan Se'pon ,waspada terhadap longsoran batu sebesar rumah tersebut."Kita harap Pemerintah Kabupaten Tana Toraja bisa cepat turun tangan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,"ungkapnya.
Sementara itu dari pantauan Berita56.com,batu tersebut dulunya menyatu dengan tebing bukit,tetapi karena ada kegiatan di bawah tebing bukit,batu tersebut akhirnya bergeser dari tempatnya.
Akibatnya batu sebesar rumah ini,bergerak dari tempatnya semula tanpa penyangga,jadi bisa saja jatuh kapan saja.Menimpa rumah warga sekitar dan pengendara yang melintas di bawahnya.(TB)


