Berita56,Toraja -- Keindahan dan kenyamanan pengunjung adalah kunci sukses sebuah bangunan dan lokasi. Apalagi untuk bangunan dan Lokasi yang diperuntukkan bagi umum. Semisal Kawasan Objek Wisata Religi Buntu Burake. Objek wisata yang sudah kesohor sampai ke Mancanegara sepatutnya dijaga keasrian ,keindahan,dan kesehatan lingkungannya.
Maxi, salah seorang warga setempat yang peduli kondisi di Kawasan Objek Wisata Religi (OWR) Buntu Burake menyampaikan keluhannya ke Redaksi, katanya Pariwisata Sehat? Bagaimana mau asri,indah dan sehat kalau atap bangunan pondoknya begini? "Entah kemana Retribusi yang dihasilkan selama ini ? " ujar Maxi,"
Sebelumnya, dalam pembahasan di Banggar DPRD Tana Toraja dengan Dinas Pariwisata, Politisi Partai Golkar Nikodemus Mangera yang akrab di sapa NIMAR ,mempersoalkan penataan dan pemeliharaan bangunan di Objek Wisata Religi Buntu Burake. Seharusnya lebih dimaksimalkan penyelesaian penataan kawasan Buntu Burake, termasuk fasilitas umum. Mobil Ambulance, menurut Nico, sangat dibutuhkan sebab sewaktu-waktu bila ada pengunjung yang membutuhkanya . " Mobil Ambulance, siap di lokasi i" Pinta Niko.
Keseriusan Pemkab Tana Toraja dalam penyelesian Penataan OWR Buntu Burake sangat dibutuhkan dalam menunjang keberadaan OWR Kristus Memberkati di Kelurahan Buntu Burake. Kita nantikan sinkronisasi dan keseriusan Dinas Parawisata terkait penataan dan pengelolaannya, kami sebagai warga sangat prihatin terhadap kondisi saat ini, tidak seperti saat disosialisasikan dulunya, kata Yohanis, juga warga Buntu Burake. (*)



